PENGUMUMAN PENERIMAAN ABSTRAK KONDIMAS TAHUN 2021

Kepada Yth.
Peserta KONDIMAS
Di tempat
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Berdasarkan hasil review abstrak yang telah dikirimkan, maka Panitia Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (KONDIMAS) dengan tema “Perempuan Mengabdi: Karya dan Inovasi Ekonomi di Masa Pandemi” menyatakan bahwa Abstrak dengan judul terlampir dinyatakan DITERIMA dan dapat disajikan/ dipresentasikan pada Konferensi Nasional yang diselenggarakan oleh LP2M UIN Walisongo Semarang pada tanggal 12 Oktober 2021.
Untuk ketentuan penulisan naskah lengkap (full paper) mohon di sesuaikan template yang telah di sediakan (sesuai template Jurnal SAWWA atau DIMAS) dan dalam bentuk Word .doc (tidak diperkenankan mengirimkan file dengan format .pdf) dan diterima panitia paling lambat 4 Oktober 2021. Adapun rincian nama dan judul abstrak yang diterima terlampir.
Demikian pengumuman ini disampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Pengumuman KONDIMAS abstrak

KONDIMAS (Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat)

Untuk registrasi silakan klik tautan berikut:
http://uinws.link/webikondimas21

untuk upload bukti pembayaran, silakan klik tautan berikut:
http://uinws.link/buktitfikondimas

untuk download template artikel Jurnal SAWWA, silakan klik tautan berikut:
https://journal.walisongo.ac.id/index.php/sawwa/pages/view/template

untuk download template artikel Jurnal DIMAS, silakan klik tautan berikut:
https://journal.walisongo.ac.id/index.php/dimas/pages/view/template

PSGA ADAKAN WORKSHOP PEMBELAJARAN BERBASIS GENDER

Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) LP2M Universitas Islam Negeri (UIN) ‎Walisongo Semarang, menyelenggarakan “Workshop Pembelajaran Berbasis ‎Gender” di Hotel Azana pada Kamis, 2 September 2021. Kegiatan workshop diikuti ‎oleh perwakilan dari masing-masing fakultas di UIN Walisongo Semarang dan ‎PSGA Se Kota Semarang. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan workshop, ‎hasilnya dapat diaplikasikan di unit/fakultas masing-masing dengan penyusunan ‎Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis gender.‎

Ketua LP2M UIN Walisong Semarang, Dr. Akhmad Arif Junaidi, M.Ag, dalam ‎sambutannya menuturkan “Pembelajaran Responsif Gender merupakan ‎pembelajaran untuk mencapai kesetaraan dan keadilan Gender, yang dilakukan ‎melalui pengintegrasian pengalaman aspirasi, kebutuhan potensi dan ‎penyelesaian permasalahan perempuan dan laki-laki. Oleh karena itu, workshop ‎ini penting dilakukan agar setiap lembaga di UIN Walisongo dalam merencanakan ‎setiap kegiatan pembelajaran dapat berbasis Gender”.‎

Wakil Rektor III UIN Walisongo Semarang Dr. Akhmad Arif Budiman, M. Ag ‎dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap LP2M UIN Walisongo atas ‎pelaksanaan kegiatan ini sehingga harapannya fakultas di UIN Walisongo ‎Semarang mampu mengaplikasikan ilmu dari narasumber kedalam Rencana ‎Pembelajaran Berprespektif Gender. Wakil Rektor menengaskan bahwa ‎pentingnya pembelajaran berbasis gender ini dapat diaplikasikan dengan baik ‎sehingga dapat mewujudkan kampus yang responsif gender. ‎

Dr. Indra Kertati M. Si, sebagai pemateri workshop menyampaikan materi mengenai ‎‎“Implementasi Gender dalam Pembelajaran” pada sesi pertama. Materi pertama ‎disajikan mengenai Isu Gender di Indonesia berdasarkan data-data riset dan ‎peraturan yang berlaku. kemudian dilanjutkan dengan implikasi peraturan dan ‎diakhiri dengan rancangan RPS berbasis Gender. materi yang dismpaikan sangat ‎menarik sehingga banyak peserta workshop yang tertarik untuk mengikuti kelas ‎beliau ketika mengajar dengan menggunaan pembelajaran berbasis gender. ‎peserta workshop juga sangat antusias ketika sesi diskusi dibuktikan dengan ‎banyaknya pertanyaan dari peserta workshop

Materi kedua disampaikan oleh Dr. Ir. Arianti Ina Restiani Hunga, M. Si dengan ‎tema “Pembelajaran Responsif Gender Equality & Social Inclusion (GESI) Berbasis ‎Penelitian dan Pengabdian Masyarakat”. Dosen Universitas Kristen Satya Wacana ‎ini memaparkan tentang kekerasan berbasis Gesi, Pengetahuan Androsentris, ‎perlunya GESI dan Integrasi GESI dalam Pembelajaran Berbasis Penelitian dan ‎Pengabdian Masyarakat. ‎