INVITATION TO BE PARTICIPANT (FREE)

THE 2nd INTERNATIONAL CONFERENCE ON ISLAMIC HISTORY AND CIVILIZATION
(2nd ICON-ISHIC 2021)
“Exploring Islamic Perspectives and Practices for Peaceful Plural Society”
November 23rd 2021

Tuesday, November 23rd 2021 (08.30 – 16.00)

Organized By :
LP2M UIN WALISONGO SEMARANG

Keynote Speaker
Dr. H.M. Mukhsin Jamil, M.Ag.
Vice Rector 1 of Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Invited Speakers:
1. Prof. Dr. Etin Anwar
Hobart University, USA
2. Hans Abdiel Harmakaputra, Ph.D.
Visiting Assistant Professor in Comparative Theology and Muslim-Christian Relations, Hartford International University, Connecticut, USA
3. Dr. Nassef Manabilang Adiong
Founder of International Relations and Islamic Studies Research Cohort
Professional Lecturer, International Studies Department, Miriam College, Philippines

Join Zoom Meeting
https://uinws.link/zoomiconishic
Meeting ID: 993 6080 4039
Passcode: walisongo

Call for Abstracts 2nd ICON-ISHIC 2021


THE 2nd INTERNATIONAL CONFERENCE ON ISLAMIC HISTORY AND CIVILIZATION
(2nd ICON-ISHIC 2021)

“Exploring Islamic Perspectives and Practices for Peaceful Plural Society”
November 23rd 2021
CALL FOR ABSTRACT

Organized By :
LP2M UIN WALISONGO SEMARANG

Registration and Abstract Submission: uinws.link/iconishic2021

Topics of interest include:
• Practices and Approaches in Islamic history and civilization on peace mediation
• Islam, inter-religious relations, and religious moderation
• Contemporary Developments on Islam in the National and Global Politics
• Peace philosophy and concept in Islam
• Islamic traditions and teachings for peace building
• Religious Discourse in the New Era of Industry 4.0: Opprtunity and Challenge
• Uplifting Civilization and Promoting Peace through Education and Science
• Other issues related to Islamics History and Civilization

Keynote Speaker
Prof. Dr. H.Imam Taufiq, M.Ag
Rector of Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
(Profesor of Qur’anic Studies)

Invited Speakers:
1. Prof. Dr. Etin Anwar
Hobart University, USA
2. Hans Abdiel Harmakaputra, Ph.D.
Visiting Assistant Professor in Comparative Theology and Muslim-Christian Relations Hartford Seminary, Connecticut, USA
3. Dr. Nassef Manabilang Adiong
Founder of International Relations and Islamic Studies Research Cohort
Professional Lecturer, International Studies Department, Miriam College, Philippines

Abstracts (150 to 200 words) and full papers (in English) can be submitted to ICON-ISHIC 2021 uinws.link/iconishic2021
• # Abstract Submission Deadline November 19th 2021
• # Notification of Abstract Acceptance November 20th 2021
• # Payment Deadline November 22nd 2021
• # Conference Date November 23rd 2021
• # Full paper submission November 30th 2021

Registration Fees
1. Presenter IDR 2,500,000
2. Co-Author IDR 200,000
3. Non Presenter Free

Payment could be transferred to:
BTN-Syariah 7141003120 (RPL 134 UIN WS Kelolaan BLU)

Facilities : E-Sertificate

Publication of selected papers on:
a. Proceeding Atlantis Press (scopus)
b. Proceeding IOP (scopus) for education and science
c. Journal Indexed Sinta 2 in UIN Walisongo

Contact Us
Muhammad (+628132994-1522)
Agus Imam (+6281324708721)
Erna W (+6281249681044)

Registration and Abstract Submission: uinws.link/iconishic2021

MENTERI AGAMA LEPAS 2097 MAHASISWA KKN RDR KE 77 UIN ‎WALISONGO SEMARANG

Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian ‎Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo Semarang melaksanakan acara pelepasan peserta Kuliah ‎Kerja Nyata (KKN) Reguler Dari Rumah (RDR) Angkatan Ke-77 pada Selasa (05/10/2021). ‎Acara Pelepasan ini diikuti oleh 2097 mahasiswa yang tersebar di 22 provinsi dan dilepas ‎langsung oleh Menteri Agama H. Yaqut Cholil Qoumas. Rektor UIN Walisongo juga ‎memberikan arahan dan bimbingan, turut hadir beberapa pimpinan UIN Walisongo, beserta ‎para Wakil Rektor, Dekan di lingkungan UIN Walisongo, Kepala Biro dan Jajarannya dan tak ‎lupa DPL KKN RDR.‎
Ketua LP2M UIN Walisongo Semarang dalam opening speech Dr. Akhmad Arif ‎Junaidi selaku BP KKN dalam sambutannya melaporkan KKN Reguler Dari Rumah ‎Angkatan 77 dilaksanakan selama 45 Hari. KKN RDR diikuti oleh 2097 mahasiswa yang ‎tersebar dalam 22 Provinsi dan 116 Kabupaten atau Kota Se-Indonesia dari Ujung Aceh ‎hingga NTT. Mahasiswa tersebar dari 8 Fakultas di UIN Walisongo Semarang dengan jumlah ‎‎504 laki-laki dan 1.593 perempuan. Adapun Sebaran tiap fakultas adalah: (1) Fak. Dakwah ‎Dan Komunikasi : 154 Mahasiswa; (2) Fak. Syari’ah Dan Hukum : 365 Mahasiswa Fak. Ilmu ‎Tarbiyah Dan Keguruan : 498 Mahasiswa; (3) Fak. Ushuluddin Dan Humaniora: 258 ‎Mahasiswa; (4 ) Fak. Ekonomi Dan Bisnis Islam : 397 Mahasiswa; (5) Fak. Sains Dan ‎Teknologi : 177 Mahasiswa; (6) Fak. Psikologi Dan Kesehatan : 145 Mahasiswa, dan (7) Fak. ‎Ilmu Sosial Dan Politik : 121 Mahasiswa.‎
Gus Yaqut memberikan arahan bahwa KKN menjadi salah satu bentuk pembelajaran ‎dengan memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa di tengah-tengah kehidupan ‎masyarakat dengan turut serta membantu memecahkan masalah berdasarkan kompetensi ‎keilmuan sesuai dengan situasi, kondisi, masalah, dan prioritas kebutuhan masyarakat di ‎lapangan dengan pendekatan interdisiplin ilmu dan bersifat ilmiah. Selain ingin meningkatkan ‎peran serta mahasiswa di dalam kehidupan masyarakat, kegiatan KKN juga sebagai sarana ‎mahasiswa dalam menumbuhkembangkan kecerdasan interpersonal dan mengembangkan ‎kompetensi how to live together.‎

Rektor dalam sambutannya mengucapkan selamat atas terselenggaranya KKN RDR. ‎‎“Adanya pendemi bukan halangan untuk beraktivitas, berkarya dan terus berinovasi. Sehingga ‎dengan adanya KKN melatih mahasiswa terus mengembangankan kreativitas dan berinovasi.” ‎Jelas Rektor UIN Walisongo. “KKN ini merupakan bagian dari upaya konkrit mahasiswa ‎mengembangkan dan mendedikasikan pengabdian kepada masyarakat melalui program-‎program KKN yang sudah dirumuskan mahasiswa dibawah bimbingan dosen pembimbing ‎lapangan”, ucap beliau.‎

‎“Mahasiswa harus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan inovasi dalam ‎memecahkan masalah-masalah yang terjadi dimasyarakat”, imbuh beliau.‎
Dengan pelepasan ini, Mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang melaksanakan KKN ‎reguler dari rumah Angkatan 77 telah resmi mengabdi kepada masyarakat.‎

PENGUMUMAN PENERIMAAN ABSTRAK KONDIMAS TAHUN 2021

Kepada Yth.
Peserta KONDIMAS
Di tempat
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Berdasarkan hasil review abstrak yang telah dikirimkan, maka Panitia Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (KONDIMAS) dengan tema “Perempuan Mengabdi: Karya dan Inovasi Ekonomi di Masa Pandemi” menyatakan bahwa Abstrak dengan judul terlampir dinyatakan DITERIMA dan dapat disajikan/ dipresentasikan pada Konferensi Nasional yang diselenggarakan oleh LP2M UIN Walisongo Semarang pada tanggal 12 Oktober 2021.
Untuk ketentuan penulisan naskah lengkap (full paper) mohon di sesuaikan template yang telah di sediakan (sesuai template Jurnal SAWWA atau DIMAS) dan dalam bentuk Word .doc (tidak diperkenankan mengirimkan file dengan format .pdf) dan diterima panitia paling lambat 4 Oktober 2021. Adapun rincian nama dan judul abstrak yang diterima terlampir.
Demikian pengumuman ini disampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Pengumuman KONDIMAS abstrak

KONDIMAS (Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat)

Untuk registrasi silakan klik tautan berikut:
http://uinws.link/webikondimas21

untuk upload bukti pembayaran, silakan klik tautan berikut:
http://uinws.link/buktitfikondimas

untuk download template artikel Jurnal SAWWA, silakan klik tautan berikut:
https://journal.walisongo.ac.id/index.php/sawwa/pages/view/template

untuk download template artikel Jurnal DIMAS, silakan klik tautan berikut:
https://journal.walisongo.ac.id/index.php/dimas/pages/view/template

PSGA ADAKAN WORKSHOP PEMBELAJARAN BERBASIS GENDER

Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) LP2M Universitas Islam Negeri (UIN) ‎Walisongo Semarang, menyelenggarakan “Workshop Pembelajaran Berbasis ‎Gender” di Hotel Azana pada Kamis, 2 September 2021. Kegiatan workshop diikuti ‎oleh perwakilan dari masing-masing fakultas di UIN Walisongo Semarang dan ‎PSGA Se Kota Semarang. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan workshop, ‎hasilnya dapat diaplikasikan di unit/fakultas masing-masing dengan penyusunan ‎Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis gender.‎

Ketua LP2M UIN Walisong Semarang, Dr. Akhmad Arif Junaidi, M.Ag, dalam ‎sambutannya menuturkan “Pembelajaran Responsif Gender merupakan ‎pembelajaran untuk mencapai kesetaraan dan keadilan Gender, yang dilakukan ‎melalui pengintegrasian pengalaman aspirasi, kebutuhan potensi dan ‎penyelesaian permasalahan perempuan dan laki-laki. Oleh karena itu, workshop ‎ini penting dilakukan agar setiap lembaga di UIN Walisongo dalam merencanakan ‎setiap kegiatan pembelajaran dapat berbasis Gender”.‎

Wakil Rektor III UIN Walisongo Semarang Dr. Akhmad Arif Budiman, M. Ag ‎dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap LP2M UIN Walisongo atas ‎pelaksanaan kegiatan ini sehingga harapannya fakultas di UIN Walisongo ‎Semarang mampu mengaplikasikan ilmu dari narasumber kedalam Rencana ‎Pembelajaran Berprespektif Gender. Wakil Rektor menengaskan bahwa ‎pentingnya pembelajaran berbasis gender ini dapat diaplikasikan dengan baik ‎sehingga dapat mewujudkan kampus yang responsif gender. ‎

Dr. Indra Kertati M. Si, sebagai pemateri workshop menyampaikan materi mengenai ‎‎“Implementasi Gender dalam Pembelajaran” pada sesi pertama. Materi pertama ‎disajikan mengenai Isu Gender di Indonesia berdasarkan data-data riset dan ‎peraturan yang berlaku. kemudian dilanjutkan dengan implikasi peraturan dan ‎diakhiri dengan rancangan RPS berbasis Gender. materi yang dismpaikan sangat ‎menarik sehingga banyak peserta workshop yang tertarik untuk mengikuti kelas ‎beliau ketika mengajar dengan menggunaan pembelajaran berbasis gender. ‎peserta workshop juga sangat antusias ketika sesi diskusi dibuktikan dengan ‎banyaknya pertanyaan dari peserta workshop

Materi kedua disampaikan oleh Dr. Ir. Arianti Ina Restiani Hunga, M. Si dengan ‎tema “Pembelajaran Responsif Gender Equality & Social Inclusion (GESI) Berbasis ‎Penelitian dan Pengabdian Masyarakat”. Dosen Universitas Kristen Satya Wacana ‎ini memaparkan tentang kekerasan berbasis Gesi, Pengetahuan Androsentris, ‎perlunya GESI dan Integrasi GESI dalam Pembelajaran Berbasis Penelitian dan ‎Pengabdian Masyarakat. ‎

UIN WALISONGO SEMARANG WUJUDKAN KAMPUS RESPONSIF GENDER

Semarang-Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN walisongo Semarang menyerahkan sarana responsif gender untuk dukungan ketersediaan ruang laktasi di masing-masing fakultas yang ada di UIN Walisongo dan pascasarjana pada Selasa, 24 Agustus 2021 bertempat di Lobby Rektorat Lama UIN Walisongo Semarang.

Penyediaan sarana responsif gender ini merupakan program Pusat Studi Gender dan Anak atas bantuan dari Kemenag RI. Pada kegiatan ini dihadiri oleh Rektor, Ketua LP2M, Para Kepala Pusat dilingkungan LP2M, Perwakilan dari Fakultas dan Pasca sarjana, serta tamu undangan.

Pada Kegiatan ini Ketua Lembaga penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Dr. H. Akhmad Arif Junaidi, M.Ag menyampaikan bahwa penyediaan sarana dan prasarana ini bentuk keseriusan dan dukungan kongkrit terhadap terwujudnya kampus Responsif Gender. “Penyediaan ruang laktasi ini menjadi penting bagi para dosen atau tenaga kependidikan yang sedang menjalani fungsi reproduksi berupa melakukan laktasi, selain itu dapat menjadi poin penting ketika akreditasi perguruan tinggi” Ungkapnya.

Rektor UIN Walisongo Semarang dalam sambutannya mengungkapkan bahwa gerakan para perempuan yang sedang melakukan fungsi reproduktif berupa laktasi harus didukung penuh. Karena ASI merupakan asupan nutrisi terbaik dan mendukung ketahanan fisik untuk para putra-putri penerus bangsa.
Pada kesempatan ini diserahkan sarana responsif gender berupa Almari Pendingin untuk menyimpan ASI, Dispenser, Almari tempat penyimpanan alat laktasi, Sofa Set, Bottle Sterilizer dan tempat sampah.

Kepala Pusat studi Gender dan Anak, Titik Rahmawati mengubgkapkan bahwa tindak lanjut dari penyerahan sarana responsif gender ini, kedepan akan dimonitoring dan evaluasi secara berkala. Sehingga keberadaan dan fungsinya bisa dimaksimalkan.