{"id":1926,"date":"2026-06-12T15:44:23","date_gmt":"2026-06-12T08:44:23","guid":{"rendered":"https:\/\/lppm.walisongo.ac.id\/?p=1926"},"modified":"2026-06-22T15:51:17","modified_gmt":"2026-06-22T08:51:17","slug":"seribu-mahasiswa-uin-walisongo-ikuti-dialog-pencegahan-kejahatan-digital-dan-kekerasan-seksual-untuk-mewujudkan-mahasiswa-cerdas-finansial-dan-kampus-aman-uin-walisongo-gandeng-ojk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lppm.walisongo.ac.id\/?p=1926","title":{"rendered":"Seribu Mahasiswa UIN Walisongo Ikuti Dialog Pencegahan Kejahatan Digital dan Kekerasan Seksual Untuk Mewujudkan Mahasiswa Cerdas Finansial dan Kampus Aman, UIN Walisongo Gandeng OJK"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>PSGA NEWS, Semarang &#8211; Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) bersama Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Walisongo Semarang berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan <strong>Dialog Interaktif Pencegahan Kejahatan Keuangan Digital dan Anti Kekerasan Seksual<\/strong> pada Jumat (12\/6\/2026) di Aula 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini dihadiri sekitar 1.000 mahasiswa dari berbagai fakultas sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai keamanan keuangan digital sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya pencegahan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.<\/p>\n<p>Penyelenggaraan dialog interaktif tersebut merupakan bagian dari komitmen UIN Walisongo Semarang sebagai perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia dalam membentuk generasi yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki literasi keuangan yang baik, berkarakter, serta mampu menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan. Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga negara diharapkan dapat membekali mahasiswa agar lebih siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi digital dan dinamika sosial secara bijaksana.<\/p>\n<p>Acara dibuka oleh <strong>Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo<\/strong>, bersama Wakil Rektor III UIN Walisongo Semarang, <strong>Dr. Umul Baroroh, M.Ag.<\/strong> Dalam sambutannya, keduanya menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan regulator untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap ancaman kejahatan digital yang terus berkembang, sekaligus memperkuat budaya kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.<\/p>\n<p>Pada sesi pertama, <strong>Etwin Haryanto<\/strong> selaku Asisten Manajer Madya OJK Provinsi Jawa Tengah memaparkan berbagai bentuk kejahatan keuangan digital yang saat ini banyak menyasar kalangan generasi muda. Menurutnya, kemajuan teknologi memang menghadirkan berbagai kemudahan, namun juga membuka peluang munculnya modus kejahatan seperti penipuan daring, investasi ilegal, pinjaman online ilegal, pencurian identitas, phishing, hingga penyalahgunaan data pribadi.<\/p>\n<p>Ia menekankan bahwa mahasiswa sebagai pengguna aktif teknologi digital harus memiliki literasi digital dan literasi keuangan yang memadai agar tidak mudah menjadi korban. Selain itu, peserta diimbau untuk selalu melakukan verifikasi informasi, menjaga keamanan data pribadi, serta memastikan legalitas lembaga jasa keuangan sebelum melakukan transaksi atau berinvestasi.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Kepala Wilayah Jawa Tengah I PT Bursa Efek Indonesia, <strong>Fanny Rifqi El Fuad<\/strong>, menyampaikan materi mengenai pentingnya membangun literasi dan inklusi keuangan sejak usia muda. Ia menjelaskan bahwa kemampuan mengelola keuangan merupakan bekal penting untuk mencapai kemandirian finansial di masa depan. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga diperkenalkan pada berbagai instrumen investasi legal yang berada di bawah pengawasan otoritas resmi sehingga dapat menghindari praktik investasi bodong yang masih marak terjadi.<\/p>\n<p>Selain isu keamanan finansial, dialog interaktif ini juga membahas upaya pencegahan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Walisongo Semarang, <strong>Dr. Kurnia Muhajarah, M.S.I.<\/strong>, menjelaskan bahwa terciptanya kampus yang aman, inklusif, dan ramah memerlukan kesadaran kolektif seluruh sivitas akademika.<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa pencegahan kekerasan seksual tidak hanya menjadi tanggung jawab institusi, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh warga kampus. Menurutnya, edukasi yang berkesinambungan, keberanian untuk melaporkan kasus, serta dukungan terhadap penyintas merupakan langkah penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan.<\/p>\n<p>Materi mengenai dampak psikologis kekerasan seksual disampaikan <strong>oleh Lainatul Mudzkiyyah, M.Psi., Psikolog<\/strong> sekaligus dosen Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Walisongo Semarang. Ia menguraikan bahwa korban kekerasan seksual berpotensi mengalami berbagai dampak psikologis, seperti kecemasan, trauma, hilangnya rasa aman, hingga gangguan kesehatan mental lainnya. Oleh sebab itu, proses pemulihan korban memerlukan dukungan yang komprehensif dari keluarga, teman sebaya, maupun institusi pendidikan.<\/p>\n<p>Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Mahasiswa memenuhi aula dan aktif mengikuti seluruh rangkaian acara, termasuk sesi diskusi dan tanya jawab bersama narasumber. Beragam pertanyaan disampaikan, mulai dari cara mengenali modus penipuan digital terbaru, strategi memilih investasi yang aman bagi mahasiswa, hingga mekanisme pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus.<\/p>\n<p>Melalui penyelenggaraan dialog ini, Fakultas Psikologi dan Kesehatan serta Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Walisongo Semarang berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai keamanan finansial dan perlindungan diri di era digital, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi di masyarakat. Bekal pemahaman tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi yang berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan berintegritas.<\/p>\n<p>Partisipasi sekitar 1.000 mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen UIN Walisongo Semarang dalam memperkuat pendidikan karakter, meningkatkan literasi digital dan literasi keuangan, serta mengembangkan budaya kampus yang bebas dari kekerasan seksual. Ke depan, sinergi antara UIN Walisongo Semarang, OJK, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya diharapkan terus diperkuat guna melahirkan generasi muda yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"mh-excerpt\"><p>&nbsp; PSGA NEWS, Semarang &#8211; Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) bersama Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Walisongo Semarang berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan <a class=\"mh-excerpt-more\" href=\"https:\/\/lppm.walisongo.ac.id\/?p=1926\" title=\"Seribu Mahasiswa UIN Walisongo Ikuti Dialog Pencegahan Kejahatan Digital dan Kekerasan Seksual Untuk Mewujudkan Mahasiswa Cerdas Finansial dan Kampus Aman, UIN Walisongo Gandeng OJK\">[&#8230;]<\/a><\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":1928,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lppm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1926"}],"collection":[{"href":"https:\/\/lppm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lppm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lppm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lppm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1926"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lppm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1926\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1930,"href":"https:\/\/lppm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1926\/revisions\/1930"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lppm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1928"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lppm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1926"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lppm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1926"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lppm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1926"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}