PSGA NEWS, Semarang – Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Walisongo Semarang memberikan pembekalan khusus mengenai KKN Responsif Gender kepada mahasiswa KKN Reguler Angkatan 86 tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 22 April 2026 ini bertujuan untuk membekali mahasiswa agar mampu membangun pengabdian masyarakat yang inklusif, setara, dan berperspektif gender.
Dalam sesi pembekalan tersebut, Kepala Pusat PSGA UIN Walisongo, Ibu Titik Rahmawati, M.Ag., bersama tim menekankan pentingnya pemahaman mengenai keadilan gender di lokasi pengabdian. Mahasiswa diarahkan untuk tidak hanya melaksanakan program kerja fisik, tetapi juga mampu mengidentifikasi dan merespon kebutuhan yang berbeda antara laki-laki, perempuan, anak-anak, hingga kelompok rentan di desa tujuan.
Materi yang disampaikan mencakup teknik analisis gender sederhana yang dapat diterapkan dalam penyusunan program kerja. Dengan perspektif ini, diharapkan mahasiswa tidak memberikan perlakuan yang diskriminatif dan mampu memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat mendapatkan manfaat yang sama dari kehadiran mahasiswa KKN.
Melalui pembekalan ini, UIN Walisongo berharap mahasiswa Angkatan 86 mampu menghadirkan inovasi program yang lebih peka terhadap dinamika sosial di lapangan. Kepekaan terhadap isu gender ini diharapkan menjadi kunci dalam membawa dampak positif yang berkelanjutan dan menciptakan lingkungan pengabdian yang lebih harmonis bagi masyarakat luas.
Leave a Reply