PSGA UIN Walisongo Hadiri Rapat Persiapan Peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan Tahun 2026

Semarang, PSGA News – Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Walisongo Semarang menghadiri Rapat Persiapan Peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKTP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Tengah pada Rabu (22/7/2026) di Ruang Rapat Kartini Lantai II, Kantor DP3AKB Provinsi Jawa Tengah.

Rapat ini diselenggarakan sebagai langkah awal dalam mempersiapkan rangkaian kegiatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 HAKTP) yang akan berlangsung pada 29 November hingga 10 Desember 2026. Forum ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain DP3AKB Provinsi Jawa Tengah, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), lembaga bantuan hukum, organisasi masyarakat sipil, serta satuan tugas pencegahan dan penanganan kekerasan dari berbagai perguruan tinggi, termasuk UIN Walisongo Semarang.

Dalam rapat tersebut dibahas penyusunan rangkaian kegiatan kampanye 16 HAKTP, mulai dari penetapan tema, strategi publikasi, pembagian peran antar-lembaga, hingga penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan kegiatan. Selain itu, peserta juga mendiskusikan berbagai alternatif sumber pendanaan melalui APBD, dukungan masing-masing lembaga, serta kemitraan dengan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Berbagai isu strategis turut menjadi fokus pembahasan, di antaranya peningkatan literasi masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan seksual, penguatan keberanian korban untuk melapor, perlindungan kerahasiaan identitas korban, serta penyampaian informasi mengenai mekanisme pelaporan yang aman dan mudah diakses. Rapat juga menegaskan pentingnya edukasi yang berkelanjutan dan kolaborasi multipihak dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan terhadap perempuan.

PSGA UIN Walisongo Semarang menyambut baik pelaksanaan rapat koordinasi ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan organisasi masyarakat dalam mendukung gerakan penghapusan kekerasan terhadap perempuan. Melalui keterlibatan aktif dalam forum ini, PSGA berkomitmen untuk terus mengembangkan program edukasi, kampanye, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pencegahan kekerasan berbasis gender serta penguatan sistem perlindungan bagi perempuan dan kelompok rentan.

Keikutsertaan PSGA UIN Walisongo Semarang dalam rapat persiapan ini juga menjadi wujud dukungan terhadap penyelenggaraan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan Tahun 2026, sekaligus memperkuat komitmen universitas dalam mewujudkan lingkungan pendidikan dan masyarakat yang aman, inklusif, berkeadilan gender, serta menghormati hak asasi setiap individu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*