Semarang, PSGA News – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan Koordinasi Pelaksanaan KKN Pengakuan Tahun 2026 secara daring melalui Google Meet pada Senin, 7 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta KKN Pengakuan Tahun 2026 sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan koordinasi dihadiri oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) LP2M UIN Walisongo Semarang Bapak Moh. Masrur, M.Ag, Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Ibu Dr. Kurnia Muhajarah M.S.I, serta Tim Ahli LP2M UIN Walisongo Semarang. Kehadiran jajaran pengelola dan tim ahli LP2M tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan arahan serta memastikan kesiapan peserta sebelum melaksanakan rangkaian kegiatan KKN.
Dalam koordinasi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan KKN Pengakuan Tahun 2026, termasuk mekanisme pelaksanaan, koordinasi kegiatan, tanggung jawab peserta, serta hal-hal teknis yang perlu diperhatikan selama program berlangsung. Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat menyampaikan pentingnya kesiapan peserta dalam menjalankan kegiatan KKN sebagai bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat. Peserta diharapkan mampu menjalankan program secara bertanggung jawab, aktif berkoordinasi, serta menjaga nama baik institusi selama berada di lokasi atau lingkungan pengabdian.
Sementara itu, Kepala Pusat Studi Gender dan Anak memberikan penguatan mengenai pentingnya pelaksanaan kegiatan yang memperhatikan prinsip inklusivitas, kesetaraan, perlindungan kelompok rentan, serta sensitivitas terhadap persoalan gender dan anak. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari pelaksanaan pengabdian yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Tim Ahli LP2M juga memberikan arahan dan penjelasan teknis kepada peserta agar pelaksanaan KKN dapat berjalan secara terarah, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Peserta diberikan kesempatan untuk memperoleh penjelasan terkait hal-hal yang masih memerlukan pemahaman lebih lanjut. Melalui kegiatan koordinasi ini, LP2M UIN Walisongo Semarang berharap seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan KKN Pengakuan Tahun 2026 serta mampu mempersiapkan diri dengan baik. Koordinasi juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan sinergi antara peserta dengan pengelola KKN sehingga kegiatan pengabdian dapat terlaksana secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan koordinasi berlangsung secara tertib dan interaktif. Seluruh peserta diharapkan dapat menindaklanjuti arahan yang telah disampaikan serta menjalankan seluruh tahapan KKN Pengakuan Tahun 2026 dengan penuh tanggung jawab, kolaborasi, dan semangat pengabdian.
Leave a Reply