Semarang Indonesia — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penelitian MoRA The AIR Funds Tahun 2025 pada Rabu, 9 September 2026 di Ruang Rapat Lantai 3 Rektorat UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kualitas, capaian, dan akuntabilitas pelaksanaan riset yang didanai melalui program unggulan Kementerian Agama RI.
Monev diikuti oleh tiga tim peneliti utama, yakni Tim Prof. Dr. Musahadi, M.Ag., Tim Prof. Abdurrahman Mas’ud, M.A., Ph.D., dan Tim Prof. Dr. Moh. Erfan Soebahar, M.Ag. Masing-masing tim mempresentasikan perkembangan penelitian, luaran yang telah dicapai, serta rencana tindak lanjut kepada para reviewer independen.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dilanjutkan pembukaan oleh MC serta sambutan Ketua LP2M UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Abdul Ghofur, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi bukan sekadar agenda administratif, melainkan forum akademik untuk memperkuat mutu penelitian dan mendorong lahirnya inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun penyelesaian persoalan masyarakat.
“MoRA The AIR Funds diharapkan melahirkan penelitian yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak luas melalui publikasi bereputasi, penguatan kebijakan, dan pemberdayaan masyarakat,” ungkap Prof. Abdul Ghofur.
Proses evaluasi berlangsung secara paralel sejak pukul 08.30 hingga 16.00 WIB dengan menghadirkan reviewer dari berbagai institusi. Tim Prof. Musahadi direviu oleh Prof. Hafsan, S.Si., M.Pd. (UIN Alauddin Makassar), Tim Prof. Abdurrahman Mas’ud dievaluasi oleh Prof. Dr. Muhammad Muntahidun Nafis, M.Ag. (UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung), sementara Tim Prof. Moh. Erfan Soebahar memperoleh masukan dari Joko Tri Haryanto (Badan Riset dan Inovasi Nasional/BRIN).
Dalam sesi presentasi, setiap tim memaparkan kemajuan riset, capaian luaran, kendala yang dihadapi, serta strategi penyelesaian hingga akhir masa penelitian. Para reviewer memberikan catatan substantif terkait metodologi, kebaruan penelitian, kualitas publikasi ilmiah, dan potensi hilirisasi hasil riset agar memiliki manfaat yang lebih luas.

Melalui pelaksanaan Monev ini, LP2M UIN Walisongo Semarang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyelenggaraan penelitian yang berkualitas, berintegritas, dan selaras dengan semangat transformasi riset di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Kegiatan ditutup pada pukul 16.00 WIB dengan harapan seluruh tim peneliti dapat menyempurnakan hasil penelitiannya sesuai rekomendasi reviewer dan menghasilkan luaran yang optimal.

Leave a Reply