LP2M UIN WALISONGO JAJAKI PELUANG KERJA SAMA DENGAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN (DLHK) PROVINSI JAWA TENGAH

Semarang Indonesia — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo Semarang menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah melalui kegiatan audiensi yang berlangsung pada Kamis (24/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, khususnya pada bidang pengelolaan lingkungan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan program pendidikan berbasis masyarakat.

Audiensi dihadiri Sekretaris LP2M UIN Walisongo Abdul Karim, M.Si., Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan Prof. Dr. Afif Noor, S.Ag., SH., M.Hum., serta Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Moh. Masrur, M.Ag. Rombongan LP2M diterima langsung oleh Kepala DLHK Provinsi Jawa Tengah Heru Djatmika, S.Hut., M.SE., beserta jajaran. Dalam suasana dialog yang hangat dan konstruktif, kedua belah pihak membahas berbagai potensi kolaborasi yang dapat diwujudkan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satu fokus utama pembahasan adalah dukungan terhadap penguatan program pengelolaan sampah di Jawa Tengah sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Sekretaris LP2M Abdul Karim menyampaikan bahwa UIN Walisongo memiliki sumber daya akademik yang dapat disinergikan dengan program pemerintah daerah, baik melalui penelitian dosen, pengabdian kepada masyarakat, maupun keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan pemberdayaan.

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat. Melalui kolaborasi dengan DLHK, kami berharap kegiatan penelitian dan pengabdian dapat memberikan kontribusi nyata dalam penguatan pengelolaan lingkungan di Jawa Tengah,” ujarnya.

Salah satu peluang kerja sama yang mengemuka adalah pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik yang mendukung program Desa Mandiri Sampah. Melalui skema tersebut, mahasiswa diharapkan dapat mendampingi masyarakat dalam edukasi pemilahan sampah, penguatan bank sampah, pengelolaan sampah organik dan anorganik, serta pemberdayaan ekonomi berbasis pengelolaan limbah.

Isu lingkungan, khususnya tata kelola sampah, merupakan tema strategis yang dapat dikembangkan menjadi riset kolaboratif antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Hasil penelitian diharapkan tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga rekomendasi kebijakan dan model pemberdayaan yang dapat diterapkan di masyarakat. Selain itu, kedua lembaga juga mendiskusikan gagasan pengembangan Pesantren Bebas Sampah sebagai program kolaboratif yang mengintegrasikan pendidikan lingkungan dengan nilai-nilai keagamaan. Program tersebut dipandang memiliki potensi besar mengingat luasnya jaringan pesantren di Jawa Tengah sebagai pusat pendidikan sekaligus pemberdayaan masyarakat. Selain itu, juga ditambahkan bahwa pendekatan berbasis komunitas menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah. Mahasiswa dan dosen dapat berperan sebagai pendamping masyarakat dalam membangun kebiasaan hidup bersih, pengurangan sampah plastik, hingga pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Kepala DLHK Provinsi Jawa Tengah Heru Djatmika menyampaikan apresiasi atas inisiatif LP2M UIN Walisongo. Ia menegaskan bahwa DLHK terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama dengan perguruan tinggi, baik dalam penyelenggaraan penelitian, program pengabdian masyarakat, KKN tematik, maupun pengembangan kompetensi mahasiswa melalui program magang dan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti pembahasan melalui pemetaan program prioritas dan penyusunan skema kerja sama yang lebih konkret. Sinergi antara LP2M UIN Walisongo Semarang dan DLHK Provinsi Jawa Tengah diharapkan dapat memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan lingkungan yang berkelanjutan di Jawa Tengah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*