LP2M UIN WALISONGO MATANGKAN PERSIAPAN MONEV PENELITIAN MoRA THE AIR FUNDS 2025

Semarang Indonesia – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo Semarang menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penelitian MoRA The AIR Funds Tahun 2025 pada 4 September 2026 di Ruang Rapat PTIPD. Rapat ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh rangkaian monitoring penelitian berjalan tertib, akuntabel, dan sesuai pedoman Kementerian Agama.

Kegiatan dihadiri oleh Ketua LP2M, Sekretaris LP2M, Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan (Puslitbit), tiga tim peneliti MoRA yang dipimpin Prof. Dr. Musahadi, M.Ag., Prof. Abdurrahman Mas’ud, M.A., Ph.D., Dr. Moh. Erfan Soebahar, M.Ag., serta staf pendamping LP2M.

Ketua LP2M UIN Walisongo, Prof. Dr. Abdul Ghofur, M.Ag., menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi bukan sekadar agenda administratif, tetapi bagian penting dari upaya menjaga kualitas riset.

“Monev adalah momentum untuk memastikan penelitian tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga menghasilkan luaran yang berkualitas, bermanfaat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Dalam rapat, peserta menyepakati alur pelaksanaan penelitian mulai dari penandatanganan kerja sama, pencairan dana tahap I, monitoring internal, pencairan dana tahap II setelah serapan anggaran mencapai minimal 80 persen, hingga penyusunan laporan akhir penelitian dan keuangan.

Selain itu, tim peneliti juga diingatkan mengenai kewajiban pelaporan bulanan yang meliputi perkembangan kegiatan, capaian indikator kinerja, realisasi anggaran, hingga kendala dan rencana tindak lanjut. Seluruh dokumen tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses evaluasi bersama PUSPENMA Kementerian Agama.

Rapat juga menetapkan jadwal pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Penelitian MoRA The AIR Funds yang akan berlangsung pada 8–10 September 2026 di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Rektorat UIN Walisongo Semarang. Kegiatan akan melibatkan reviewer internal dan eksternal, yaitu Prof. Hafsan, S.Si., M.Pd. (UIN Alauddin Makassar), Prof. Dr. Muhammad Muntahidun Nafis, M.Ag. (UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung), dan Joko Tri Haryanto (BRIN).

Melalui koordinasi ini, LP2M berharap seluruh tim peneliti dapat mempersiapkan dokumen, luaran, dan administrasi secara maksimal sehingga pelaksanaan Monev berjalan lancar sekaligus memperkuat budaya riset unggul di UIN Walisongo Semarang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*