Semarang, Indonesia – Senin, 20 Juli 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang menerima kunjungan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon. Hadir menyambut tim LP2M UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, adalah Sekretaris LP2M UIN Walisongo Semarang, Abdul Karim, M.Si.; Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan, Dr. Afif Noor, S.Ag., SH., M.Hum., dan para tim pendamping LP2M. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dan pertukaran pengalaman dalam pengelolaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN).
Rombongan LPPM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang dipimpin oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Budi Manfaat, M.Si., disambut oleh jajaran LP2M UIN Walisongo Semarang di ruang rapat Rektorat Gedung Kyai Saleh Darat. Pertemuan ini menjadi ruang dialog bagi kedua lembaga untuk berbagi pengalaman, praktik baik, serta strategi pengembangan program kelembagaan, khususnya dalam bidang penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, dan penguatan inovasi kelembagaan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak bertukar informasi mengenai berbagai program dan kebijakan yang dikembangkan oleh masing-masing lembaga. Diskusi juga diarahkan pada upaya peningkatan kualitas tata kelola penelitian, potensi kolaborasi KKN, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat agar makin memberikan dampak nyata bagi pengembangan keilmuan dan pemberdayaan masyarakat.
Kunjungan ini juga diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan UIN Walisongo Semarang. Sinergi antarlembaga diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan kunjungan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama dalam penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan program inovatif, serta berbagai kegiatan akademik lainnya.
Sebagai sesama PTKIN, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan UIN Walisongo Semarang memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kualitas Tridarma Perguruan Tinggi. Kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antarlembaga menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadapi dinamika perkembangan pendidikan tinggi, riset, dan kebutuhan masyarakat yang makin kompleks.
Melalui kunjungan tersebut, LP2M UIN Walisongo Semarang berharap hubungan kelembagaan dengan LP2M UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dapat makin kuat dan berkelanjutan. Semangat kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan berbagai program bersama yang inovatif, produktif, dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta kemaslahatan masyarakat. Kunjungan ini sekaligus menegaskan pentingnya membangun jejaring dan kolaborasi antar-PTKIN sebagai bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang unggul, berkelanjutan, dan berdampak luas.

“Kami hadir berlima sebagai perwakilan dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan tujuan untuk berdiskusi sekaligus berkonsultasi ke UIN Walisongo Semarang. Kami ada rencana juga mengenai peluang mencatatkan salah satu program unggulan kami sebagai Rekor MURI. Saat ini kami sedang merancang sebuah program KKN yang kami pandang memiliki nilai kebaruan dan manfaat bagi masyarakat. Kami juga ingin berkolaborasi dalam Tridharma Perguruan Tinggi pada aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Besar harapan kami, melalui pertemuan ini dapat terjalin komunikasi dan kerja sama yang baik, sehingga rencana yang kami susun dapat diwujudkan dengan sebaik-baiknya serta memberikan manfaat, tidak hanya bagi institusi, tetapi juga bagi masyarakat luas,” ungkap Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
“Selamat datang kepada Bapak dan Ibu di kampus UIN Walisongo Semarang. Merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat menerima kehadiran Bapak dan Ibu. Terima kasih atas waktu, perhatian, serta kesediaan Bapak dan Ibu untuk hadir dalam kegiatan ini. Semoga pertemuan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, serta menghasilkan berbagai gagasan dan kerja sama yang bermanfaat. Pada kesempatan ini, kami juga menyampaikan permohonan maaf apabila beberapa pimpinan UIN Walisongo Semarang belum dapat hadir bersama kita. Hal tersebut dikarenakan pada waktu yang bersamaan sedang ada agenda institusi yang tidak dapat ditinggalkan, antara lain terkait proses akreditasi internasional ACQUIN serta pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang sedang berlangsung. Meskipun demikian, kami berharap hal tersebut tidak mengurangi semangat kebersamaan dan tujuan utama pertemuan ini. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, memberikan manfaat, serta menghasilkan rekomendasi yang baik bagi kemajuan institusi kita bersama,” ungkap Sekretaris LP2M, UIN Walisongo Semarang. (Tim LP2M)

Leave a Reply