PERKUAT TRANSFORMASI POSYANDU 6 SPM, UIN WALISONGO JALIN KOLABORASI DENGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DAN UNIVERSITAS DIPONEGORO

Semarang Indonesia– Upaya memperkuat transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Tim Pembina PKK dan Posyandu Jawa Tengah yang dipimpin Hj. Nawal Arafah Yasin, M.Si., dengan Prof. Dr. Abdul Ghofur, M.Ag., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UIN Walisongo Semarang, serta Dekan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, Prof. Dian Ratna Sawitri, S.Psi., M.Si., Ph.D.

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk mendukung penguatan kelembagaan serta peningkatan kualitas pelayanan Posyandu. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong pelaksanaan Posyandu yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan kesehatan, tetapi juga mencakup berbagai aspek pelayanan dasar masyarakat.

Transformasi Posyandu berbasis enam SPM merupakan pengembangan peran Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang mengintegrasikan enam bidang pelayanan dasar, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

Melalui kerja sama ini, perguruan tinggi diharapkan dapat berkontribusi melalui pengembangan keilmuan, kajian akademik, pendampingan, serta pemberdayaan masyarakat. Keterlibatan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro juga membuka peluang penguatan aspek psikologis dan kesejahteraan masyarakat dalam pelaksanaan program Posyandu.

Sementara itu, keterlibatan UIN Walisongo Semarang menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung program pembangunan masyarakat melalui pendekatan keilmuan, pengabdian kepada masyarakat, dan pemberdayaan komunitas.

Sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, UIN Walisongo Semarang, dan Universitas Diponegoro ini diharapkan dapat memperkuat implementasi Posyandu 6 SPM secara berkelanjutan. Dengan dukungan berbagai pemangku kepentingan, Posyandu diharapkan semakin berperan sebagai garda terdepan pelayanan dasar yang inklusif, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi ini sekaligus menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung kebijakan pembangunan daerah melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*