PSGA NEWS, Semarang – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Walisongo resmi ditetapkan masuk dalam 15 besar sekaligus menempati urutan nomine ke-3 dalam ajang bergengsi Perguruan Tinggi Responsif Gender (PTRG) Award III Tahun 2026.
Ajang penghargaan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Berdasarkan surat pengumuman resmi nomor B-321/DJ.I/Dt.I.III/HM.00/06/2026 yang dirilis pada 22 Juni 2026, penilaian awal dilakukan secara ketat berdasarkan data unggahan portofolio yang dikirimkan oleh berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Indonesia.
Sebagai salah satu dari 15 nomine terbaik, PSGA UIN Walisongo Semarang kini bersiap menghadapi tahapan krusial berikutnya, yaitu presentasi portofolio data dan video profil di hadapan tim penilai. Pada sesi tersebut, Kepala PSGA UIN Walisongo akan memaparkan program-program unggulannya dengan didampingi oleh Wakil Rektor I atau Ketua LP2M.
Presentasi dan penilaian akhir ini akan dikemas dalam rangkaian acara Konsolidasi Nasional Kerja-Kerja Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA). Agenda nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa s.d. Jumat, 30 Juni hingga 3 Juli 2026, bertempat di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Jawa Barat.
Mengacu pada dokumen “Undangan Konsolidasi Nasional Kerja-Kerja Pusat Studi Gender Dan Anak (PSGA), kegiatan tahun ini mengusung tema penting “Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Yang Adil Gender, Inklusif Dan Terbebas Dari Segala Bentuk Kekerasan.”
Selain pemaparan dari para nomine PTRG Award III, kegiatan ini juga akan diisi dengan konferensi internasional, Musyawarah Nasional (Munas) PSGA III, hingga penyusunan rekomendasi nasional terkait pencegahan kekerasan di lingkungan kampus.
Leave a Reply