Suluh PTRG Seri ke-34 Bahas Fikih Penanganan Kekerasan Seksual untuk Mendorong Kampus Berkeadilan Gender

PSGA NEWS, Semarang – Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) bersama Perhimpunan Rumah Tangga Gender (PTRG) menyelenggarakan Suluh PTRG Seri ke-34 dalam rangka Spesial Konferensi PSGA dengan tema “Fikih Penanganan Kekerasan Seksual” pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring dengan STAIN Majene sebagai tuan rumah ini menjadi ruang akademik untuk mendiskusikan peran fikih dalam membangun sistem penanganan kekerasan seksual yang berkeadilan di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.

Mengusung semangat bahwa keilmuan senantiasa memiliki keberpihakan terhadap nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan, diskusi ini mengajak para akademisi, mahasiswa, dan pemerhati isu gender untuk merefleksikan bagaimana perspektif fikih dapat menjadi landasan etik dalam mencegah kekerasan seksual sekaligus memberikan perlindungan kepada korban. Melalui forum ini, peserta diajak memahami bahwa interpretasi keagamaan memiliki peran penting dalam membangun budaya kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.

Dalam pemaparan materi, narasumber membahas berbagai perspektif mengenai konstruksi fikih yang responsif terhadap isu kekerasan seksual, pentingnya menghadirkan tafsir yang berkeadilan gender, serta relevansinya dalam penyusunan kebijakan dan mekanisme penanganan kasus di lingkungan perguruan tinggi. Diskusi juga menyoroti bahwa nilai-nilai keadilan, perlindungan terhadap martabat manusia, dan keberpihakan kepada korban merupakan prinsip yang sejalan dengan tujuan utama syariat.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme peserta dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang mengikuti jalannya diskusi melalui Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube. Berbagai pertanyaan dan pandangan disampaikan peserta mengenai implementasi perspektif fikih dalam kehidupan kampus, mulai dari upaya pencegahan, pendampingan korban, hingga penguatan kebijakan yang berpihak pada terciptanya lingkungan akademik yang aman dan setara.

Melalui penyelenggaraan Suluh PTRG Seri ke-34, diharapkan semakin tumbuh kesadaran kolektif bahwa penguatan perspektif fikih yang berkeadilan gender merupakan salah satu langkah strategis dalam membangun ekosistem perguruan tinggi yang inklusif, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, serta bebas dari segala bentuk kekerasan seksual. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama mendorong transformasi PTKI menuju kampus yang adil gender, responsif, dan bermartabat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*